Sejarah Lhok Mee



Secara administratif, Gampong Lhok Mee merupakan bagian dari Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh. Berdeda dengan pantai Lhok nga di Aceh Besar yang populer sebagaidestinasi wisata, Lhok Mee di wilayah Sakti terkenal dengan kekayaan sejarah agraria dan tradisi lokalnya, terutama sebagai pusat perajin atap rumbia (daun sagu) dan pengolahan gula aren (kruet) secara turun temurun.

Gampong Lhok Mee adalah salah satu Desa di Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Lhok Mee diyakini berasal dari gabungan kata \\\"Lhok\\\" yang berarti teluk atau palung laut, dan \\\"Mee\\\" yang merajuk padakomunitas atau sejarah pendatang.

Walau arsip resmi mengenai penanaman dan pendirian awalnya masih terbatas, Gampong Lhok Mee telah lama berkembang sebagai komunitas agraris yang sangat bergantung pada pemanfaatan pohon sagu dan aren. Perempuan diwilayah Gampong ini memiliki tradisi kuat dalam menganyam dedaunan sagu menjadi lembaran atap yang digunakan untuk rumah adat dan bangunan tradisional setempat. Atap rumbia merupakan warisan arsitektur tradisional leluhur masyarakat Aceh, termasuk dikawasan Gampong Lhok Mee, kawasan wisata sejarah yang dahulu merupakan pintu gerbang kerajaan Lamuri di bukit Lamreh.

Secara kultural, wilayah Kecamatan Sakti (termasuk Gampong Lhok Mee) merupakan bagian dari daerah penyangga kerajaan tradisional di Aceh. Sejarah wilayah ini lekat dengan perkembangan Kemukiman seperti Mukim Leupeum, dimana warganya kerap bergotong royong dan menjadi tradisi keislaman, termasuk pusat peribadatan di Mesjid Baitul Gafur Kp. Jeumpa yang sering menjadi lokasi ibadah warga sekitarnya.






Lhok Mee

Alamat
Jalan. Jabal Ghafur Lhok Mee Kec. Sakti Kab. Pidie Kode Pos 24164
Phone
Telp. 0651 - 7554635, Fax. 0651 - 7554636
Email
[email protected]
Website
lhokmee.sigapaceh.id

Kontak Kami

Silahkan Kirim Tanggapan Anda Mengenai Website ini atau Sistem Kami Saat Ini.

Total Pengunjung

30.164